Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Sorot

Jembatan Gantung bagi Anak-anak Sekolah Sangat Memprihatinkan, Nureny: Rusak Parah, Kawal Hingga Tuntas

75
×

Jembatan Gantung bagi Anak-anak Sekolah Sangat Memprihatinkan, Nureny: Rusak Parah, Kawal Hingga Tuntas

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

47News.id | PALOPO – Kondisi jembatan gantung yang merupakan jembatan penghubung antar Kelurahan SalotelluE dan Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, kini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Jembatan gantung itu merupakan akses bagi anak-anak yang tinggal di wilayah itu, serta salah satu akses menuju sekolah SDN 31 SlotelluE dan akses bagi jemaah yang ingin salat di Masjid Al Mujahidin SalotelluE.

Example 300x600
Kondisi jembatan gantung yang sangat memprihatikan, dan jembatan ini adalah akses bagi anak-anak yang tinggal di wilayah tersebut untuk ke sekolah.

Terkait hal itu, Legislator Gerindra, Nureny, S.E.,M.M, saat dikonfirmasi, menjelaskan, bahwa jembatan gantung itu sudah 3 tahun yang lalu dikerjakan hingga dapat dipergunakan serta dilalui oleh anak-anak sekolah maupun warga sekitar, namun kini sungguh memprihatinkan.

“Alhamdulillah, jembatan gantung itu terbangun melalui aspirasi saya, namun kini jembatan tersebut harus porak-poranda akibat sering dihantam kayu besar saat banjir,” jelas Nureny, sembari mengingatkan kepada anak-anak dan warga agar berhati-hati ketika melewati jembatan gantung tersebut. Jum’at, 5 Desember 2025.

Bahkan besi-besi pengait dan besi yang dijadikan pengaman di kedua sisinya sudah rusak parah.

“Kami akan upayakan, agar jembatan tersebut, segera mendapat perhatian khusus dari dinas terkait. Dan, kami akan mengawal hingga tuntas,” jelasnya.

Diungkapkannya, bahwa kerusakan makin bertambah, saat air Sungai Amasangan kembali meluap, tepatnya di hari Jum’at, 21 November 2025, dari sore hari hingga malam hari.

“Selain kerusakan pada jembatan gantung, juga mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir dampak dari luapan air sungai itu,” ungkapnya.

Disebutkannya, jika air Sungai Amasangan meluap dan intensitas hujan yang cukup tinggi, maka wilayah yang cukup parah, berada di wilayah kami, yakni di Jalan Cakalang.

“Dan daerah yang berdampak akibat luapan air sungai amassangan di Kelurahan Surutanga, yaitu RW 1, RT 2, 3 dan 4 hingga RW 5, RT 1, 2, 6 dan RT 7,” cetusnya.

Kondisi jembatan gantung sebelumnya, dan jembatan tersebut adalah akses bagi anak-anak sekolah dan warga yang tinggal di wilayah tersebut.

Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Surutanga, Andi, menegaskan, bahwa kami sangat mengapresiasi kepedulian dari Legislator Gerindra, Nureny, dalam memperjuangkan aspirasi masyarakatnya. Ini bukan isapan jempol belaka, ini fakta di lapangan.

“Kami selalu bertemu di lokasi bencana, khususnya di wilayah Kelurahan Surutanga. Intinya jembatan gantung itu, sudah saatnya dibenahi, serta jembatan Cakalang,” tegas Andi, yang sekaligus meminta kepada Legislator Gerindra, agar tetap mengawal aspirasi masyarakat itu hingga tuntas.

47News.By

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *