Example floating
Example floating
Sorot

Bongkar Klaim Palsu, Panglima GC Sulsel: Bastian Lubis Sah, Ambil Langkah Tegas

6
×

Bongkar Klaim Palsu, Panglima GC Sulsel: Bastian Lubis Sah, Ambil Langkah Tegas

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

47NEWS.ID. JAKARTA – Adnan, Panglima Gibran Center Provinsi Sulawesi Selatan, bongkar klaim palsu serta angkat bicara dengan nada tegas terkait klaim sepihak yang dilontarkan oleh Juliardi Achmad Karangan.

Panglima GC SulSel ini dengan lantang membantah dan menegaskan bahwa nama Juliardi Achmad Karangan, tidak tercatat sama sekali dalam struktur resmi sebagai Koordinator Gibran Center Indonesia Timur.

Example 300x600
Foto Juliardi Achmad Karangan, tidak tercatat sama sekali dalam struktur resmi sebagai koordinator Gibran Center Indonesia Timur.

Pernyataan keras ini disampaikan langsung oleh Panglima Gibran Center, Devhanan jufri, atau yang akrab disapa Adnan, pada Sabtu (06/06/2026). Ia menilai tindakan pihak yang bersangkutan merupakan upaya yang tidak berdasar, menyesatkan, dan merusak tatanan organisasi yang telah dibangun dengan rapi dan profesional.

“Tindakan mengklaim jabatan yang bukan haknya adalah sebuah pelanggaran nyata. Kami tegaskan, Juliardi Achmad Karangan tidak pernah, tidak sedang, dan bukan Koordinator Gibran Center Indonesia Timur. Hal ini adalah fakta mutlak yang harus diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Adnan, kepada media ini.

Menurut Adnan panglima GC, struktur organisasi Gibran Center diatur dengan sangat ketat, tertib, dan memiliki landasan hukum organisasi yang kuat. Seluruh surat keputusan, penunjukan, hingga pembagian wewenang telah disahkan secara resmi. Posisi strategis untuk wilayah yang sangat vital ini, sepenuhnya diamanahkan kepada sosok yang kompeten dan resmi, yakni DR. Bastian Lubis.

“Yang memegang jabatan, memegang wewenang, serta memiliki hak dan tanggung jawab penuh sebagai Koordinator Wilayah Indonesia Timur adalah DR. Bastian Lubis. Dia (Bastian Lubis) ditunjuk secara sah, memiliki surat tugas resmi, dan diakui oleh Ketua Umum Gibran Center. Inilah kenyataan yang tidak dapat diganggu gugat, apalagi dipalsukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Adnan panglima Gibran Center Sulawesi Selatan.

Bukan sekadar membantah, Panglima DPW Gibran Center SulSel juga memberikan peringatan keras dan terakhir kepada Juliardi Achmad Karangan. Adnan meminta agar pihak yang bersangkutan segera dan tanpa syarat menghentikan segala aktivitas, ucapan, maupun tindakan apa pun yang menggunakan nama, atribut, simbol, atau mengatasnamakan DPP Gibran Center.

Langkah tegas ini diambil demi menjaga marwah, kehormatan, serta integritas organisasi yang senantiasa menjunjung tinggi prinsip keteraturan dan kebenaran.

“Kami berikan peringatan serius, hentikan segera segala bentuk penyalahgunaan nama baik organisasi ini. Jangan lagi menggunakan nama Gibran Center untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Jika peringatan ini diabaikan, kami tidak segan-segan mengambil langkah tegas sesuai aturan organisasi dan hukum yang berlaku demi melindungi nama baik kami,” tandas Adnan.

Lebih jauh, Adnan juga mengimbau dan meminta perhatian khusus kepada seluruh elemen masyarakat pemerintahan, tokoh masyarakat, serta instansi terkait khususnya Pemerintah Provinsi di Sulawesi Selatan dan wilayah Indonesia Timur lainnya. Pemerintah dan masyarakat diminta untuk berhati-hati dan tidak lagi memberikan kepercayaan atau mengakui oknum-oknum yang mengatasnamakan diri sebagai bagian dari pimpinan Gibran Center, terutama yang bernama Juliardi Achmad Karangan.

“Kami harap pemerintah dan masyarakat tidak terkelabui. Jangan berikan ruang atau pengakuan kepada mereka yang mengatasnamakan/ menggunakan nama tanpa dasar hukum yang sah. Kepercayaan publik adalah hal yang kami jaga, dan kami pastikan hanya mereka yang memiliki surat tugas resmi dari pusatlah yang berhak berbicara dan bertindak atas nama organisasi,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum terkonfirmasi kepada pihak Juliardi Achmad Karangan.

By.**

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *